About Indonesian Netizen Insight

Banyak sekali pandangan tentang Netizen oleh para pakar marketers, baik berdasarkan wisdom, intuition, logic, bahkan hasil research. Masyarakat Indonesia memiliki behavior yang khas sebagai Netizen, dalam kutip apabila hal ini dipandang sebagai kelompok Netizen oleh pandangan umum para Marketers Indonesia.

Seringkali memang teori Netizen di Indonesia bahkan lahir dari pakar-pakar marketers yang  lahir pada era baby boomer. So mereka susah mendapatkan Netizen Insight yang clear dan tepat. So saya mau mencoba untuk memperkayanya dari pandangan saya sebagai marketers Indonesia sekaligus sebagai pelaku Netizen sendiri.

About Indonesian Netizen Insight:

  • Komposisi Netizen didominasi oleh Youth.
  • The True Netizen (Well Connected) adalah kelompok Y Gerneration dan Z Generation. Sedikit dari X Generation masuk di kelompok ini, less than 10%.
  • Golongan Baby Boomers, 99,99% they are no true Netizen (Only Social Media User).
  • Shadow Netizen (Only Social Media User and small interface to net), sebagian besar terdiri dari X Generation, more than 60% of X Generation are Shadow Netizen, more than 10% of Baby Boomer are Shadow Netizen.
  • Sebagaian besar Indonesian Netizen menggunakan Mobile Phone, akan tetapi mereka juga menggunakan PC or Note Book sebagai primary gadget ber-online ria.
  • Dikalangan Netizen penggunaan social media memiliki kontribusi yang cukup tinggi.
  • Semakin tinggi tingkat social economy class-nya, semakin besar kecenderungan menjadi pengguna fixed Internet.
  • Semakin tinggi tingkat keaktifan penggunaan internet semakin tinggi kecenderungan berganti gadget terutama smart phone atau tablet yang lebih baru dan canggih.
  • Pengguna mobile internet access cenderung berinternet sepanjang waktu dari pada pengguna fixed internet access yang biasa aktif di jam-jam tertentu, misal dini hari atau waktu kerja.
  • Netizen yang sering melakukan transaksi online, sering kali lebih berhati-hati dan memiliki pandangan yang lebih lengkap tentang internet, positive-negative side-nya.Mereka inilah yang justru memiliki spending yang cukup besar dalam online shopping. Mereka lebih suka online shoping di situs-situs terpercaya, dan tidak terlalu rewel pra dan pasca pembelian.
  • True Netizen seringkali lebih suka mengakses dan sekaligus memberikan Informasi. Up Load and Down Load. Shadow Netizen lebih suka bermain social media dan games.
  • Kecenderungan lebih cepat bosan bermain di social media justru akan semakin besar pada kalangan True Netizen. Sedangkan Shadow Netizen lebih menyukai social media sebagai bentuk cara bersosialisasi yang baru, sehingga mereka akan lebih awet bermain di social media.
  • Sebagian besar Shadow Netizen tidak mencari informasi terlebih dahulu sebelum melakukan online shopping.
  • Sebaliknya True Netizen akan mencari informasi di berbagai situs sebelum melakukan online shopping.
  • Informasi yang dicari sebelum melakukan online shopping lebih sering seputar feature dan harga.
  • True Netizen lebih berpandangan moderat tentang internet, sedang Shadow Netizen cenderung lebih memiliki presepsi yang buruk tentang internet apabila hendak melakukan online shopping.
  • Netizen Pria cenderung lebih variatif dalam membeli produk di shopping online dibandingkan wanita yang cenderung membeli pakaian atau asesoris.
  • Electronic Gadget (terutama HP & Tablet) adalah produk yang informasinya paling dicari sebelum membeli di shooping online atau bahkan membeli di toko real.
  • Sebagaian besar Netizen Indonesia melakukan pembayaran secara transfer ke rekening penjual, dan sisanya lebih memilih pembayaran melalui rekening bersama.
  • Netizen Wanita lebih menyukai pasive Entertainment seperti music dan video, sedangkan Netizen Pria lebih menyukai interactive Entertainment seperti Online Games.
  • Rata-rata True Netizen active dalam Forum-Forum maupun Blog-Blog komunitas dan hobbies.
  • Netizen Wanita cenderung melakukan online shopping ke teman-temannya melalui berbagai social media. Sedangkan Netizen Pria cenderung lebih berani dengan membuka Online Shop, lewat Forum dan Blog Shop ke berbagai kalangan yang belum mereka kenal dengan baik.
  • Netizen yang membeli produk secara online akan memberikan testimoni produk secara online juga. Biasanya berkisar feature dan manfaatnya, kelebihan dan kekurangan produk. Rekomendasi ke orang lain secara online lewat situs produk, blog pribadi, forum maupun social media.

Dengan maraknya istilah Netizen dipakai oleh para marketers di era New Wave Marketing, semoga bias konsep Netizen tidak lagi terjadi dalam proses perancangan strategy bisnis dan marketing yang dibuat. Bila bias terjadi, miss goal yang diharapkan dengan pemakaian strategy yang dirancang juga akan terjadi.

Semoga artikel ini dapat membantu Anda para Marketers di era New Wave!!!

Salam S-I-C !!!

About Wiyanto Sudjono

SIC Integrity Visioner Strategic - Innovation - Creative Integrity Visioner

Posted on January 9, 2013, in Insight, New Wave Strategy and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. mantab ulasannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: