Bagaimana seharusnya Perusahaan memperlakukan Pegawainya?

Sun Tzu berkata:
“Seorang Jenderal yang melindungi para serdadunya seperti melindungi bayi-bayi akan menjadikan para serdadu itu tetap mengikutinya sampai ke lembah-lembah terdalam. Seorang Jenderal yang memperlakukan para serdadunya seperti anak-anak tersayangnya akan membuat mereka mau mati baginya.”

Saya teringat berbagai perusahaan dimana dulu saya pernah bekerja, salah satunya adalah Wings Surya, sebuah group perusahaan yang hebat, dimana loyalitas pegawai sangat luar biasa untuk ukuran jaman modern ini. Di perusahaan ini para pegawai begitu dihargai layaknya keluarga sendiri. Perhatian perusahaan dan pimpinan perusahaan terhadap karyawan benar benar tulus, kesulitan hidup dan masalah ekonomi rumahtangga karyawan benar benar menjadi perhatian pimpinan sekaligus bos kami saat itu. Luar biasa kinerja perusahaan tersebut, semua strategi, kebijakan perusahaan, apapun itu, selalu didukung oleh segenap karyawannya, menghasilkan daya yang luar biasa dalam menggempur market. Memang satu atau dua gesekan yang terjadi antar sesama karyawan tak terhindarkan, lumrah dan wajar untuk sebuah perusahaan besar. Akan tetapi begitu perusahaan mengeluarkan kebijakan untuk merealisasikan corporate strategi, maka berbagai pihak yang bertikai langsung membuang ego masing masing untuk memuluskan, mendukung sekaligus mensukseskan program dan goal perusahaan. Sebuah rahasia-kecil dari kesuksesan-Raksasa Group Perusahaan ini.

Sebaliknya di perusahaan yang lain, sebuah perusahaan yang menjual produk international terkenal, berlaku sebaliknya. Karyawan cuma dianggap sebagai salah satu asset perusahaan yang bisa dengan mudah digantikan.
Read the rest of this entry

Cara mudah mendapatkan informasi dan data rahasia dari kompetitor

Tertarik membaca judul diatas???

Ini adalah permasalahan klasik dalam data mining dan data intelligent yang sering dan selalu dialami oleh banyak perusahaan, terutama perusahaan yang bergerak dalam dynamic market field, khususnya Consumer Good. Informasi data mengenai pesaing sangat besar artinya dan mampu mengurangi cost & kerugian yang akibat oleh penerapan kebijakan marketing yang kurang tepat di kemudian hari kelak. Betapa besarnya harga suatu informasi, khususnya data mengenai pesaing anda, baik  corporate strategy, data forecast, plan jangka panjang dan menengah, historical data, data penjualan, laba dan rencana pengembangan produk baru, atau data apapun itu.Tak jarang suatu industri maupun perusahaan berani membayar mahal untuk semua data dan informasi di atas. Baik melalui informan, pihak ke 3 atau bahkan lewat orang yang sengaja disusupkan secara khusus. Masalahnya tak mudah mencari informasi tersebut atau bahkan mencari Informan yang tepat.

Berikut adalah Tips mencari informasi:

Pelajari dan Carilah pegawai dari perusahaan saingan / kompetitor yang cukup Read the rest of this entry

Pre-Amptive Strike Strategy dalam Marketing War

Pre-Amptive Strike Strategy adalah strategi perang yang sangat terkenal ampuh dan effective digunakan untuk keluar dari rencana kepungan musuh yang lebih banyak, lebih kuat dan lebih masive. Strategi ini telah terbukti berhasil baik dalam fakta perang enam hari atau yang lebih terkenal dengan “Six Day War”. Six Day War meletus pada 5-10 Juni 1967 adalah salah satu episode terpanas dari serangkaian perang antara Israel vs Negara-Negara Arab (Mesir, Yordania, Irak, Suriah dan pejuang Palestina). Negara-negara Arab yang saat itu memiliki keunggulan Jumlah, Kekuatan Militer, Teknologi Persenjataan, Sumber Daya, dan Support serta Dukungan dari para Pakar Strategi Uni Soviet, sepakat untuk mengepung lalu menggempurnya dari berbagai Front. Perencanaan Perang telah sangat matang akan tetapi…

Israel memenangkan Perang tersebut sejak dari awal hari pertama meletus…dan berakhir di hari ke-enam dengan kekalahan mutlak di pihak negara-negara Arab. Kisah Daud VS Goliath seperti terulang kembali dalam versi ceritera yang berbeda jaman.

Apa kuncinya?

Konsep Pre-Amptive Strike Strategy yang tentunya dieksekusi secara teliti dan rapi oleh Israel.

Apakah Pre-Amptive Strike Strategy itu? kenapa bisa sangat dashyat membalikkan kondisi?

Pre-Amptive Strike Strategy adalah strategy Read the rest of this entry

YMMF (Yamaha Matic Music Fest)

Yamaha Matic Music Fest [Project : 2011, Area : East Java}

Held in April 2011-November 2011

YMMF is the largest project for Yamaha East-Java. so I'm proud to be a drafter (conceptor) to this strategic event concept.

 

YMMF Final Big Bang

YMMF – Big Bang – Finalis Girlband Competition

Challenge

From our market research, we know that Yamaha’s Competitor win the Youth’s Mind Share in matic category, for East Java Area.  The competitor event’s Honda-Jawapos DBL (Deteksi Basketball League) is one of the most influences event (Sport Event).

Strategy

From our market research, we found that motorcycle’s Youth Subculture Customers have Music as the part of their life style & behavior. In order to penetrating Yamaha’s Brand to Youth Market, we use Read the rest of this entry

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 27 other followers